>

Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Yang Inklusif Dan Berkelanjutan, Kesempatan Kerja Yang Produktif Dan Menyeluruh, Serta Pekerjaan Yang Layak Untuk Semua

   Kamis (13/8/20), Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Pancasila mengadakan kembali webinar SDGs seri 5. Webinar seri 5 kali ini mengusung tema "Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Yang Inklusif Dan Berkelanjutan, Kesempatan Kerja Yang Produktif Dan Menyeluruh, Serta Pekerjaan Yang Layak Untuk Semua" yang menerapkan SDGs chapter #8 "Decent Work and Economic Growth". Webinar seri 5 ini diadakan bersama dengan DIAL dan Pendopo Kembang Kopi. Sama dengan webinar sebelumnya, webinar dilakukan melalui Zoom Meeting, dimulai dari jam 13.00 - 15.00 WIB. 

   Webinar seri 5 kali ini mengundang para pembicara dari berbagai kalangan dari Akademisi, Pemerintahan dan juga NGO/Praktisi, antara lain: Laili Safitri Noor, SE., MM. (Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila); Dr. Ir. Lita Sari Barus, MSi (Dosen Sekolah Kajian Strategik dan Global, Prodi Kajian Pembangunana Perkotaan Universitas Indonesia); Dr. Joko Tri Haryanto (Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan); Pietra Widiadi, MA (Founder DIAL Foundation, Pendopo Kembang Kopi). Moderator dalam webinar seri 5 ini yaitu Dr. Ir. Setia Damayanti, M.Si (Dosen Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Pancasila). Para peserta yang mengikuti webinar seri 4 difokuskan kepada mahasiswa sebagai calon pemegang kepemimpinan bangsa, calon pembuat kebijakan dan masyarkata awam yang berminat akan kemajuan pembangunan bangsa. Walaupun begitu, webinar ini juga terbuka untuk dari kalangan Akademisi, Pemerintahan dan Lembaga Swadaya Masyarakat serta Tokoh Masyarakat/Agama.  

   UMKM atau Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah merupakan kelompok usaha yang memiliki jumlah paling besar. Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008, UMKM adalah usaha perdagangan yang dikelola oleh badan usaha ekonomi produktif sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008. Di Indonesia peranan UMKM berperan dalam pertumbuhan pembangunan dan ekonomi. UMKM juga memiliki peranan yang sangat penting yaitu mengatasi masalah pengangguran. Tumbuhnya usaha mikro menjadikannya sebagai sumber pertumbuhan kesempatan kerja dan pendapatan. Dalam TPB pada tahun 2030 untuk mengurangi isu pengangguran. Perkembangan potensi UMKM di Indonesia tidak terlepas dari dukungan perbankan dalam penyaluran kredit kepada pelaku UMKM. 

   Sekarang ini, Indonesia sedang dilanda pandemi COVID-19 yang sangat berdampak pada penurunan ekonomi. Salah satu yang terkena dampaknya yaitu UMKM. Banyak UMKM yang terpaksa tutup atau gulung tikar karena adanya pandemi ini. Hal ini membuat banyak karyawan yang harus dipecat atau phk untuk memangkas jumlah karyawan. Terlebih lagi diterapkannya physical distancing, dan dari hal tersebut UMKM harus Go Digital  agar bisa tetap beroperasi.