>

Menjamin Ketersediaan Serta Pengelolaan Air Bersih Dan Sanitasi Yang Berkelanjutan Untuk Semua

 

    Senin (13/07/20), Program studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Pancasila bersama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), Perempuan Peduli Sanitasi, dan Dinas PUPR Kota Bogor mengadakan webinar seri 3 yang berjudul "Menjamin Ketersediaan Serta Pengelolaan Air Bersih Dan Sanitasi Yang Berkelanjutan Untuk Semua" dengan menerapkan SDGs shapter #6 "Clean Water and Sanitation" dan membagi dalam dua sesi yaitu (1) Keberadaan air bersih dan (2) Sanitasi layak. Webinar seri 3 ini membahas tentang sanitasi layak. 

   Dalam webinar kali ini mengundang para nasumber dari berbagai institusi yaitu, Ulyani, ST., MT (Kepala UPTD Pengelolaan Air Limbah (UPTD PAL) Dina Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bogor); Lily Tambunan (Dosen ITB); Ir. Atie Tri Yuniati, MT (Dosen Teknik Sipil Universitas Pancasila; Ir. Enny Herawati (Sanitasi Indonesia). Moderator dalam webinar kali ini oleh Prof. Dr. Dra. Henita Rahmayanti, M.Si (Koordinator Prodi Magister Pendidikan Kependudukan & Lingkungan Hidup Pascasarjana UNJ). Para peserta webinar kali ini berjumlah 100 orang dari berbagai kalangan dari Mahasiswa, Pemerintah, dan Lembaga Swadaya. 

   Mencapai tujuan sumber daya manusia yang unggul untuk masa depan salah satunya dengan sanitasi yang layak dan air bersih. Kesehatan masyarakat merupakan sanitasi layak terutama dalam penyediaan air minum bersih serta juga pembuangan limbah yang memadai. Adapun saat ini program sanitasi dari Kementrian PUPR yaitu Sanitasi Berbasis Masyarakat.  Program Sanitasi Berbasis Masyarakat merupakan program untuk menyediakan prasarana air limbah bagi masyarakat di daerah padat perkotaan. Program ini membantu para masyarakat yang berpenghasilan rendah, lingkungan padat, kumuh, dan sanitasi tidak layak bisa dibangun dan diubah menjadi lingkungan yang sehat dan bersih. Saat ini, Indonesia maupun seluruh dunia sedang menghadapi pandemi COVID-19. Dengan adanya pandemi ini, masyarakat di seluruh dunia berubah perilaku secara total. Sekarang, masyarakat mulai membiasakan hidup bersih dan sehat dilingkungannya agar tetap terjaga dan terhindar dari pandemi COVID-19.