>

Kemitraan Sekolah Pemantauan Kualitas Air Sungai Dalam Program Restorasi Sungai Cimanuk-Cisanggarung Untuk Mendukung SDGs Th. Ke-1

 

Sungai merupakan salah satu sumber air untuk masyarakat, terlebih lagi di Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung. Berdasarkan hasil pemantauan, bahwa Sungai Cimanuk-Cisanggarung mengalami penurunan kualitas dengan meningkatnya nilai atau konsentrasi baku mutu dari hulu ke hilir dari tahun ke tahun. Maka dari itu, Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila mengadakan kemitraan bersama guru SMA dan bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung dan Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon (STTC)  mengadakan Program PkM-PKW yaitu Kemitraan Sekolah Pemantauan Kualitas Air Sungai Dalam Program Restorasi Sungai Cimanuk-Cisanggarung Untuk Mendukung SDGs. Kegiatan ini didanai oleh Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi Grand PKM-PKW 2019 dan Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung di Cirebon. Seluruh kegiatan ini dilakukan dalam 3 tahun dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2021. Kegiatan sungai Cimanuk-Cisanggarung merupakan salah satu dalam pedoman SDGs pada chapter #6 "Clean Water and Sanitation"

Kegiatan PKM-PKW ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat khususnya masyarakat Sekolah Menengah Atas (SMA, SMK, dan Aliyah) terhadap lingkungan, khususnya kualitas air untuk mendukung program Restorasi Sungai Cimanuk-Cisanggarung. Kegiatan pertama kali dilakukan pada tanggal 19 - 20 September 2018 yang diikuti oleh 20 guru dari 10 SMA. Kegiatan ini dilakukan di Waduk Darma Kuningan. Lalu, kegiatan kedua dilakukan pada tanggal 22 Juli 2019, yang diikuti oleh 40 guru dari 20 SMA dan diadakan di Aula Kantor BBWS Cimanuk-Cisanggarung. Penyampaian informasi dalam kegiatan ini menerapkan Training of Trainer (ToT) kepada guru SMA. Materi dalam pelatihan ini adalah restorasi sungai, pengamatan kualitas air secara kimia, fisika, dan geografi. Tidak hanya itu, adapun pelatihan untuk bangunan yang dapat menyaring air limbah supaya dapat digunakan untuk menjernihkan air sebelum masuk ke sungai Cimanuk-Cisanggarung. 

Dalam kegiatan ini, dilibatkannya para siswa SMA untuk proses restorasi sungai. Para siswa membaca literatur, menulis jurnal dan puisi, mencatat semua hal yang dibutuhkan oleh manusia dan mahkluk hidup lainnya ke dalam proyek restorasi seperti unsur tanaman asli sekitar sungai, mata air, struktur sungai, dan mencatat peluang untuk mengembalikan sungai ke kondisi aslinya, pemantauan ilmiah, dan mengurangi tekanan terhadap sungai sebagai akibat adanya polusi. Dengan begitu, para siswa mendapatkan pengetahuan dari restorasi sungai seperti situs sejarah, sumber air, mengukur sungai secara fisik, mengamati estetika sungai, menganalisis kualitas air sungai, dan juga mempelajari biologi ekosistem sungai secara langsung maupun tidak langsung. Pelatihan ini diharapkan para siswa dapat memberikan informasi dan pengetahuan untuk para masyarakat agar cinta dan berperan aktif untuk menjaga lingkungan sungai.