PERANCANGAN SISTEM BAHAN BAKAR HIBRIDA DIESEL DAN LNG PADA KENDARAAN LOGISTIK

  • Madina Annanisa
  • Ismail Ismail
Keywords: Kendaraan Logistik Hibrida; Diesel; LNG.

Abstract

Berdasarkan Kebijakan Energi Nasional (KEN), khususnya target bauran energi, Indonesia harus
mengurangi konsumsi BBM hingga menjadi 26% pada tahun 2050. Penyumbang konsumsi BBM terbesar pada
sektor transportasi sehingga perlu dilakukan konversi dari BBM ke bahan bakar alternatif lain. Salah satu
bahan bakar yang telah banyak digunakan di dunia adalah Bahan Bakar Gas (BBG), namun penerapannya di
Indonesia masih sangat rendah. Program konversi ini akan diterapkan pada kendaraan logistik di PT X yang
awalnya menggunakan bahan bakar diesel menjadi berbahan bakar hibrida diesel dan LNG. Dari hasil evaluasi
sistem bahan bakar HPDI 2.0 paling optimal untuk digunakan pada kendaraan logistik di PT X karena mampu
mengonversi bahan bakar diesel sebesar 90%, sehingga investasi ini dinyatakan layak secara ekonomi dengan
payback period selama 5 tahun. Keuntungan yang didapat dari sistem tersebut berupa penghematan bahan
bakar sebesar Rp 88.924.452/tahun. Perancangan sistem bahan bakar HPDI 2.0 dimulai dari perancangan tiap
komponen seperti tangki LNG, pompa LNG, heat exchanger, filter, storage CNG, dan regulator. Agar program
konversi bahan bakar kendaraan ini dapat berjalan terdapat beberapa faktor pendukung yang harus dipenuhi
antara lain ketersediaan refuelling station, ketersediaan kendaraan, dan pemberian insentif untuk pemilik
kendaraan.

Published
2020-03-01
Section
Articles