ANALISIS KEKUATAN LENTUR PADA BAMBU LAMINASI KOMBINASI DENGAN KOMPOSIT TALI PELEPAH PISANG

  • Dahmir Dahlan
  • Hendri Sukma
  • Dede Lia Zariatin Zariatin
  • Yogi Septianto
Keywords: Laminasi Bambu, Modulus Elastisitas, Kuat Lentur.

Abstract

Pemanfaatan bambu tentunya diharapkan mendapatkan berbagai keuntungan. Bahan bambu dikenal oleh masyarakat memiliki sifat-sifat yang baik untuk dimanfaatkan, antara lain batangnya kuat, ulet, lurus, rata, keras, mudah dibelah, mudah dibentuk dan mudah dikerjakan serta ringan sehingga mudah diangkut. Dalam upaya penghematan penggunaan kayu, salah satu alternatif material pengganti kayu adalah menggunakan bambu dengan teknologi laminasi. Maka dilakukan penelitian tentang laminasi bambu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tegangan lentur dan modulus elastisitas dari tiga variasi bambu laminasi kombinasi tali pelepah pisang (bambu petung, bambu apus dan bambu wulung). Dalam penelitian ini dibuat tiga variasi laminasi bambu kombinasi tali pelepah pisang untuk uji kuat lentur di laboratorium. Hasil penelitian untuk laminasi bambu pengujian lentur memiliki nilai tegangan lentur rata-rata tertinggi sebesar 86,48 MPa pada kode variasi L.3, nilai tegangan lentur tertinggi sebesar 96,09 MPa pada spesimen  variasi  bambu  wulung  kombinasi  komposit  tali  pelepah  pisang  dengan  kode  spesimen  W.4, memiliki modulus elastisitas tertinggi sebesar 976,23 MPa pada kode spesimen W.4.

Published
2018-12-05