Desain Sistem Pengendalian Temperatur Proses Pirolisis

  • La Ode M. Firman
  • Yohanes Dewanto
  • Dede Lia Zariatin
  • Ryan Harianto
Keywords: Arduino ATmega 2560, Pirolisis, sensor

Abstract

Pirolisis merupakan salah satu teknologi pengolahan limbah yang dapat mengubah limbah plastik menjadi energi terbarukan dengan metode pembakaran. Terkadang pembakaran pada proses pirolisis berlangsung secara tidak sempurna disebabkan oleh sistem pembakaran yang tidak stabil atau temperatur pembakaran yang tidak tetap. Agar pembakaran terjadi secara sempurna maka pada penelitian ini dibuat sistem sensor pengendali temperatur pada insenerator. Bagian utama dari sistem sensor ini meliputi mikrokontroler ATmega 2560 yang berfungsi sebagai processor, sensor temperatur termokopel tipe K, liquid crystal display 16x2, solenoid valve, relay, dan solenoid push. Ketika Alat dinyalakan, mikrokontroler akan mengirimkan sinyal ke sensor temperatur untuk melakukan pengukuran temperatur secara terus menerus dan diperlihatkan pada LCD 16x2 beserta waktu pemanasan. Relay akan meneruskan daya ke solenoid push yang berfungsi sebagai pembuka tempat feeder bahan bakar serbuk kayu dan solenoid valve yang berfungsi sebagai katup pengatur gas bahan bakar insenerator. Sistem sensor diberikan setpoint temperatur sehingga pada saat sensor temperatur mendeteksi temperatur lebih dari setpoint yang ditetapkan,  mikrokontroler akan mengatur  relay untuk memutuskan hubungan daya pada solenoid push dan solenoid valve. Sehingga bahan bakar gas dan serbuk kayu tidak dialirkan dan temperatur akan menurun. Dengan sistem pengendalian temperatur yang dibuat, pembakaran dapat berlangsung secara otomatis pada suhu yang ditetapkan yaitu 5000C.

Published
2018-12-05