GREEN CAMPUS DAN RUANG INTERAKSI SOSIAL MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PANCASILA

  • Ashri Prawesthi D.
  • Margaret Arni Bayu Murti
  • Cynthia Puspitasari
Keywords: green campus,ruang interaksi sosial mahasiswa

Abstract

Menurunnya kualitas lingkungan di berbagai belahan dunia menyebabkan munculnya keharusan
untuk mengupayakan kegiatan-kegiatan perbaikan lingkungan hidup. Salah satu lembaga yang ikut serta dalam
perbaikan lingkungan hidup adalah kampus. Sebagai lembaga pendidikan tinggi, sepatutnya pemikiranpemikiran
yang
telah
dikeluarkan
melalui
hasil
penelitian
dapat
diwujudkan
dalam
kehidupan
kampus
yang

melibatkan

pejabat, pengajar, mahasiswa, dan staf pendukung. Pada 2013, United Nations Environment
Programme (UNEP) telah mengeluarkan kriteria kampus hijau yang dapat diaplikasi di seluruh universitas
dunia. Salah satu fungsi ruang yang seringkali digunakan oleh mahasiswa di Fakultas Teknik Universitas
Pancasila (FTUP) adalah ruang interaksi. Sebagai tempat untuk bersosialisasi, maka penting untuk
mengaplikasi kriteria kampus hijau di dalam fungsi ruang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk: (1)
Mengidentifikasi keberadaan ruang interaksi mahasiswa dalam lingkungan FTUP; (2) Kegiatan apa yang
dikerjakan dalam ruang tersebut dan bagaimana setting ruangnya; (3) Ruang interaksi dan lokasi yang
diharapkan oleh mahasiswa. Metode penelitian berupa gabungan antara kualitatif dan kuantitatif dengan
menggunakan alat survei berupa kamera, video recorder, penyebaran kertas gambar, pengamatan terlibat, serta
pedoman wawancara. Analisis yang dilakukan adalah dengan menghitung secara kuantitatif ruang-ruang mana
yang disukai mahasiswa untuk berinteraksi dan juga analisis intepretasi gambar untuk mengetahui ruang ideal
yang diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa berinteraksi sosial di area publik seperti
lobi untuk mengerjakan tugas dengan kebutuhan wireless fidelity (Wi-Fi) tinggi untuk memperlancar kegiatan
mereka. Setting ruang mengutamakan meja dan tempat duduk sehingga mahasiswa dapat mengerjakan tugas
sekaligus beinteraksi dengan sesama teman. Kebutuhan suhu udara yang sejuk juga dibutuhkan untuk
kenyamanan selama berinteraksi. Kesimpulan dari penelitian adalah perencanaan dan renovasi pembangunan
ruang interaksi mahasiswa harus mengacu pada kriteria green campus: a) perencanaan,
desain, dan pengembangan; b) Teknologi informatika hijau.

Published
2020-03-01
Section
Articles