ANALISIS DEHIDRASI GAS DENGAN DESICCANT DI STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR GAS PONDOK UNGU PT. X

  • Sinatrya Dwika Alvino
  • La Ode Mohammad Firman
Keywords: Dehidrasi; Desiccant; Adsorbsi

Abstract

Dalam industri migas, gas alam dan kondesat yang diproduksi dari sumur masih terkandung
faktor impuritis yang harus dihilangkan. Proses pemurnian Gas yang dilakukan di (SPBG) Pondok Ungu milik
PT. X, hanya dilakukan proses dehidrasi gas untuk menghilangkan uap air. Hal ini bertujuan untuk memastikan
ketika gas dimampatkan pada tabung (CNG) atau (BBG) dengan tekanan 200 Bar tidak memicu terbentuknya
Hidrat. Terdapat beberapa metode dalam proses dehidrasi, salah satunya adala metode adsorpsi dengan
menggunakan desikan padat. Diharapkan dalam penelitian ini dapat menganalisa kondisi operasi yang efektif
untuk proses penjerapan uap air. Dalam penelitian ini metode penelitian akan dibagi menjadi empat tahapan
yaitu, Tahap Awal Penelitian, Tahap Pengumpulan Data, Tahap Pengolahan dan Analisis dan Tahap Akhir
Penelitian. Dari perhitungan analisa kondisi operasi diperoleh nilai operation bed lenght 0.01297 m, dan
breaktrough time 1241.2379 jam atau sebanding dengan 51 hari 17 jam. Sehingga didapat sisa panjang bed
1.9870 m dan sisa waktu jenuh 1233.2379 jam. Dalam Analisa perkiraan timbulnya air dan hidrat pada sumber
gas saat dikompresi 200 bar atau setara dengan 2.900,75 Psia ke dalam tabung CNG dan BBG, suhu 860F dan
kandungan uap air 10 ppm tidak memicu timbulnya air jenuh dan hidrat. Tapi, Air jenuh akan terbentuk pada
suhu dibawah 600F atau tekanan diatas 10.000 Psia. Maka dehidrasi gas tetap diperlukan untuk meminimalisir
terbentuknya air pada suhu rendah. Untuk efisiensi tidak perlu dilakukan desain ulang, tetapi dengan mengubah
waktu regenerasi menjadi setiap 45 hari. Dari perhitungan didapat nilai operational bed length 1.7430 m.
Sehingga masih memiliki faktor safety dengan sisah panjang bed kering 0.2568 m dan dehidrasi diregenerasi
5 hari 17 jam sebelum desiccant jenuh. Faktor safety ini bertujuan untuk mengantisipasi jika terjadi kenaikan
permintaan konsumen dan perubahan komposisi atau kandungan sumber gas yang dapat meningkatkan proses
penjerapan uap air pada dehidrasi unit.

Published
2020-03-01
Section
Articles