PENGARUH KONSENTRASI H2SO4 DAN WAKTU KONTAK TERHADAP AKTIVASI ADSORBEN LIMBAH KULIT PISANG

  • Ukhti Lestari
  • Naazilatul Luthfiyah A.
  • Mitha Robiatul A.
  • Gema Fitriyano
Keywords: kulit pisang, H2SO4, adsorpsi, Pb 2 , adsorben

Abstract

Kadar logam berat yang terkandung dalam air dapat diturunkan dengan cara penyaringan ataupun
dengan proses adsorbsi oleh karbon aktif. Nilai fungsi kulit pisang hanya dimanfaatkan sebagai
makanan ternak seperti kambing, sapi, dan kerbau. Nilai fungsi kulit pisang dan jumlah kulit pisang
akan berbanding lurus dengan nilai jual dari kulit pisang itu sendiri. Salah satu yang dapat
dimanfaatkan dari kulit pisang yaitu dengan mengubahnya dalam bentuk karbon aktif yang memiliki
nilai karbonisasi mencapai 96,56%. Dalam penelitian ini, bahan baku yang digunakan adalah limbah
kulit pisang sebagai adsorben. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh konsentrasi H2SO4
terhadap aktivasi adsorben limbah kulit pisang dengan variasi konsentrasi H2SO4 (0,2M, 0,4M, 0,6M,
0,8M dan 1M) dan dengan menganalisis pengaruh berat adsorben dengan waktu kontak terhadap
adsorpsi larutan Pb 2+ dengan variasi waktu kontak (50, 80, 120, 150, dan 180 menit). Hasil analisa
penentuan daya serap karbon aktif limbah kulit pisang karbon aktif didapatkan secara berurutan
sebesar 397,72; 372,20; 378,51; 397,72; 423,33 mg/g. Sedangkan pengujian waktu kontak adsorben
dengan logam Pb(II) didapatkan persentase logam Pb(II) yang terabsorpsi secara berurutan sebesar
98,84; 99,46; 99,66; 99,48; 99,42%.

Published
2020-03-01
Section
Articles