Manufaktur Alat Bantu Peningkat Keterampilan Juru Las SMAW

  • Wina Libyawati
  • Nafsan Upara
  • Agri Suwandi
  • Dimas Wahyu Wicaksono
Keywords: manufaktur; alat bantu; juru las SMAW; DFMA.

Abstract

Persaingan tenaga kerja terampil di Indonesia saat ini dipengaruhi oleh kebijakan nasional dan internasional. Masyarakat Ekonomi ASEAN dan Program Mewujudkan Masyarakat Indonesia yang Mandiri, Maju, Adil dan Makmur merupakan peluang sekaligus ancaman bagi tenaga kerja Indonesia dalam bersaing untuk memperoleh lapangan perkerjaan di Negaranya sendiri. Salah satu bidang pekerjaan yang menjadi peluang adalah juru las. Untuk mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan tingkat ahli, maka diperlukan minimal kompetensi standar akan keterampilan las.  Tulisan ini, akan membahas tentang tahapan manufaktur dari alat bantu peningkat keterampilan juru las SMAW (Shielded Metal Arc Welding) dan perkiraan waktu serta biaya produksi, dimana alat ini berfungsi sebagai alat bantu pelatihan bagi juru las. Metode manufaktur yang digunakan dalam pembuatan alat ini adalah metode DFMA (Desain for manufacturing  and  assembly).  Berdasarkan  penerapan  metode  tersebut,  dihasilkan  estimasi  waktu pengerjaan alat ± 278 menit dengan perkiraan biaya produksi sebesar ± Rp. 4.150.000.

Published
2018-12-06