Upaya Peningkatan Nilai Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Wolf 8 9 Divisi Powder Dry Blend & Packing Process

  • Bambang Cahyadi
  • Ikko Watinur Safitri
Keywords: Downtime; FMEA; FTA; OEE; RPN; Wolf 8 9

Abstract

Proses produksi suatu produk sangat dipengaruhi oleh kinerja mesin, efek dari kerusakan mesin dapat mempengaruhi keberlangsungan proses produksi suatu produk, oleh karena itu kemampuan kerja suatu mesin memiliki peranan yang sangat penting. Pada proses pengepakkan susu bubuk dibutuhkan beberapa mesin yang salah satunya adalah mesin wolf 8 9. Kondisi saat ini mesin wolf 8 9 merupakan mesin pengepakkan susu yang memiliki nilai downtime paling tinggi, sementara itu nilai efektifitas mesin tersebut tidak boleh kurang dari 72%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar nilai efektifitas mesin wolf 8 9, mengetahui faktor-faktor penyebab rendahnya nilai efektifitas dan melakukan upaya perbaikan yang harus dilakukan. Metode yang digunakan adalah Overall Equipment Effectiveness (OEE), Fault Tree Analysis (FTA) dan Failure Mode Efect Analysis (FMEA). Hasil yang diperoleh nilai OEE mesin wolf 8 9 saat ini  sebesar 53,47%, terdapat 12 faktor yang menjadi penyebab rendahnya nilai OEE downtime, dari 12 faktor yang memiliki nilai RPN tertinggi adalah upaya pemasangan rantai pusat yang salah sebesar 180 dan usulan perbaikan yang dilakukan adalah melakukan pelatihan OPL tentang bagaimana pemasangan pusat rantai sesuai dengan standar kepada karyawan.

Published
2018-12-06