Pengaruh Tegangan dan Pulse Pada Sambungan Las Laser Baja Perkakas NAK80

  • Syahbuddin Syahbuddin
  • M. Ilham Azkiya
Keywords: pengelasan; cetakan; las laser

Abstract

Plastik merupakan bahan material yang sangat banyak digunakan saat ini untuk dijadikan peralatan kebutuhan sehari hari, Untuk membuatnya diperlukan mold/cetakan yang baik dan presisi. Dalam prakteknya dilapangan, untuk cetakan akan mengalami kerusakan yang diakibatkan dari berbagai macam kondisi. Salah satu cara memperbaikannya menggunakan  metode las, metode las laser merupakan pilihan yang tepat untuk jenis cetakan saat ini. Minimnya informasi pengelasan ini didunia industri molding maka perlu dicari hasil yang baik dari metode ini agar didapat hasil yang diinginkan. Untuk mengetahuinya dilakukan beberapa pengujian seperti uji makro, uji kekerasan dan uji impak. Diawali membuat specimen sesuai standar dari pengujian, setiap specimen dilas dengan variasi tegangan dan pulse yang berbeda. Tegangan yang digunakan yaitu 230 V, 250 V, 270 V dan pulse 3.5 ms, 4.5 ms, 5.5 ms. Kemudian diuji sesuai perencanaan pada penelitian ini dan diamati untuk mengetahui hasilnya. Hasil pengujian yang didapat yaitu, pengujian makro dari masing-masing specimen terdapat porositas yang jumlah kuantitasnya sedikit sampai hasil yang banyak. Dari uji kekerasan pada daerah las menghasilkan kekerasan rata-rata di bawah standar raw material sebesar 390 HV, tertinggi didapat sebesar 375.23 HV pada tegangan 230 V dengan pulse 5.5 ms. Hasil dari uji impak di dapat empat variasi parameter yang memiliki ketangguhan di atas standard dan hasil teritnggi didapat sebesar 22.85 Joule pada variasi parameter 230 V dengan pulse 3.5 ms.

Published
2018-12-05