Analisi Performa Mesin Menggunakan Bahan Bakar Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo Terhadap Daya Dan Torsi Pada Honda Beat eSP

  • Wegie Ruslan
  • I Gede Eka Lesmana
  • Krisna Kurnia Nugraha
Keywords: Nilai kompresi mesin, nilai oktan, torsi, daya, RPM, dyno test, Honda Beat ESP

Abstract

Dinamometer adalah suatu alat (mesin) yang digunakan untuk mengukur torsi, daya, dan kecepatan putaran dari suatu mesin kendaraan bermotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya nilai torsi dan daya yang dihasilkan dari jenis bahan bakar pertalite, pertamax, dan pertamax turbo pada mesin kendaraan sepeda motor Honda Beat ESP yang diproduksi pada tahun 2016 pada kecepatan putaran tertentu, yaitu dimulai dari 4.500 rpm sampai 7.500 rpm. Hasil penelitian menunujukkan bahwa pada kecepatan putran 6000 rpm nilai torsi yang dihasilkan sebesar 5,3 N-m pertalite dengan kandungan nilai oktan 90, 5,3 N-m untuk pertamax dengan kandungan nilai oktan 92, 5,8 N-m untuk pertamax turbo dengan nilai oktan 98. Kemudian nilai daya akan bergerak naik seiring dengan kenaikan kecepatan putaran. Pada Kecepatan putaran 6.000 rpm dan 7.500 rpm, untuk bahan bakar pertamax menghasilkan nilai daya maksimal yaitu sebesar 7,6 kW, sedangkan untuk bahan bakar pertalite dan pertamax menghasilkan nilai daya maksimal yaitu sebesar 7,3. Selain nilai oktan dari bahan bakar minyak, nilai kompresi mesin, kecepatan putaran (rpm) juga sangat berpengaruh terhadap fluktuasi nilai torsi dan daya (power), pada kecepatan putaran 4500 rpm nilai torsi dan daya mencapai angka maksimal.

Published
2018-12-03