All for Joomla All for Webmasters

Sosialisasi Program Pelatihan Kepemimpinan, Pemebentukan Karakter Dan Bela Negara (PKBN)

Bagi Mahasiswa FTUP Angkatan 2019 Kerjasama Dengan Kopassus

SABTU, 16 NOVEMBER 2019

AULA LANTAI 4

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PANCASILA

RADARDEPOK.COM – Kereta api adalah salah satu moda transportasi yang memiliki karakteristik dan keunggulan khusus, terutama dalam kemampuannya untuk mengangkut baik penumpang maupun barang secara massal, hemat energi, hemat dalam penggunaan ruang.

Selain itu kereta api mempunyai faktor keamanan dan keselamatan yang tinggi, tingkat pencemaran yang rendah, serta lebih efisien dibandingkan dengan moda transportasi jalan raya. Sejak tahun 2012, Pemerintah Indonesia mulai memprioritaskan pembangunan prasarana dan sarana perkeretaapian, baik untuk angkutan penumpang maupun angkutan barang.

Seperti diketahui pembangunan prasarana dan sarana transportasi perkotaan yang berbasis rel umumnya tidak menguntungkan, sehingga perlu dicari formulasi pembiayaan pembangunan dengan memperhatikan sumber-sumber pendapatan yang memungkinkan untuk mengurangi kerugian yang mungkin terjadi.

Berbagai pola skema pembiayaan yang mengurangi beban penggunaan APBN perlu dikaji lebih lanjut, salah satunya adalah Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk membantu mendorong pembangunan prasarana dan sarana transportasi perkotaan berbasis rel

Menjawab hal tersebut, Masyarakat Perkeretaapian Indonesia (MASKA) berkerja sama dengan Universitas Pancasila menyelenggarakan Lokakarya tentang Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha dalam Pembangunan Transportasi Perkotaan Berbasis Rel, Jumat (22/11).

Kegiatan ini turut serta juga dengan mengundang pihak-pihak yang terlibat dalam dunia perkeretaapian seperti Kementerian Perhubungan – Direktorat Lalu Lintas Kereta Api, Kementerian Bappenas – Direktorat KPSRB (Kerjasama Pemerintah Swasta dan Rancang Bangun), BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jabodebek), PT. PII (Penjaminan Infrastruktur Indonesia), Perwakilan Pemerintah Daerah, PT. INKA, PT. LEN, PT. Adhi Karya, dan MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia).

Rangkaian acara ini kemudian merupakan bagian dari Launching Program Studi S1-Teknik Perkeretaapian yang dilaksanakan Universitas Pancasila. Dimana kedepannya, Fakultas Teknik Universitas Pancasila akan mempunyai Program Studi baru yang nantinya akan menjawab tantangan perkembangan transportasi modern perkotaan berbasis rel dengan menyinergikan akademisi dan praktisi di bidang prekeretaapian.

Dekan Fakultas Teknik UP (FTUP) Dr Ir Budhi M Suyitno menyampaikan, pihaknya sudah menyiapkan kerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Masyarakat Perkeretaapian Indonesia (Maska), PT Inka, PT Adi Karya dan lainnya, dalam menjalankan prodi ini.

Universitas Pancasila Semakin Diperhitungkan Masyarakat Raih Peringkat 5 PTS Terbaik di DKI Jakarta, Universitas Pancasila Luncurkan Sejumlah Program dan Serahkan Penghargaan Kepada Alumni serta Luncurkan Buku Apa&Siapa Alumni UP pada Ulang Tahun ke 53

Pada usia ke-53 tahun ini, Universitas Pancasila (UP) semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan. Beragam prestasi telah diperoleh antara lain: meraih peringkat ke-45 PTN dan PTS terbaik di Indonesia dari total 2141 PTN dan PTS yang ada di Indonesia, meraih peringkat 5 terbaik se-DKI Jakarta di Tahun 2019 versi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi(LLDIKTI). Peringkat 16 PTS Terbaik di Indonesia pada tahun 2019 serta Peringkat 32 Kampus Terhijau di Indonesia tahun 2018 oleh UI Green Metric.

Pada 31 Oktober 2019 lalu, Universitas Pancasila mengadakan acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 53 Tahun di Gedung Serba Guna dan dihadiri oleh Ketua Pembina, Pengawas dan Pengurus Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila (YPPUP), Rektor, Prof. Dr. Wahono Sumaryono, Apt, para Guru Besar, Anggota Senat, para pejabat struktural, dosen, seluruh karyawan Universitas Pancasila, mahasiswa serta Keluarga Alumni.

Untuk terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu Pendidikan, UP terus melakukan pengembangan. DI bidang Akademik, UP telah bekerjasama dengan sejumlah Universitas di dalam & luar negeri dalam rangka studi lanjut dosen, kerjasama penelitian, pertukaran mahasiswa dalam bentuk transfer kredit, double degree. Untuk menunjang kegiatan kerjasama itu, UP membentuk University of Pancasila International Community (UPIC). UPIC merupakan wadah bagi para mahasiswa UP, yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik tapi juga kemampuan dan kapasitas untuk berinteraksi dalam pergaulan internasional. Para mahasiswa yang tergabung dalam UPIC diharapkan akan menjadi Duta UP (UP Ambassadors), dan menjadi promotor dalam meningkatkan international exposure UP sebagai institusi pendidikan yang mampu berkiprah di luar negeri.

Sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam kemajuan almamater, pada perayaan ke-53 Universitas Pancasila juga memberikan penghargaan kepada 5 (lima) alumni yang dinilai memiliki konbtribusi dan komitmen nyata kepada kampus sepanjang tahun 2019. Kelima alumni Universitas Pancasila tersebut adalah, Dr. Achsanul Qosasi., SE., MBA (Anggota BPK RI 2019, Ketua Umum KAUP Komisariat FEB UP), Drs. Herri Sidharta., MBA (Alumni FEB UP, Wakil Direktur Utama Bank BNI), Ir. Riyanti Karlini., M.Si (Alumni FT Arsitektur UP. Pengusaha), Ir. Indra Utama (Alumni FT Sipil 1984, Ketua Umum KAUP 2017/2019). Dra. Lina Liputri., Apt (Alumni F Farmasi, Pengusaha).

Menurut DR.Syamsurizal, Wakil Rektor Bidang IV yang dipercaya menjadi penanggungjawab penghargaan kepada lima alumni di atas mengatakan, mereka memang layak diberikan penghargaan, melihat kontribusi besar dan komitment mereka kepada kampus. “Untuk penentuan penerimanya, Rektorat bekerjasama dengan Fakultas untuk memberikan usulan nama,” jelas alumni FEB UP 1984 ini. Sementara itu Indra Utama, Ketua Umum KAUP 2017/2019, salah satu alumni yang mendapatkan penghargaan, atas nama seluruh alumni dan penerima penghargaan, menyampaikan terima kasih atas penghargaan apresiasi yang diberikan kepada mereka. “Semoga bisa memotivasi teman-teman alumni lain yang telah berhasil dan diterima di masyarakat, untuk kembali ke kampus dan turut berkontribusi mengembangkan almamater,” kata CEO Jurnalis Group ini.

Pada kesempatan ulang tahun ke-53 UP ini, Keluarga Alumni UP dan Koperasi Alumni Universitas Pancasila Bersatu Maju Bersama (KAUP-BMB), juga meluncurkan buku profil Apa&Siapa 53 Alumni Universitas Pancasila. Menurut Indra Utama, ia menyusun buku ini bersama-sama tim PP KAUP, Koperasi BMB serta Dosen Fikom UP. Buku ini disusun dengan tujuan sebagai bahan saat dilakukan akreditasi fakultas dan institusi, sebagai informasi dan motivasi bagi mahasiswa baru serta wisudawan baru yang ingin mengetahui profil alumni UP. Selain itu menjadi dokumentasi sejarah yang sangat diperlukan. “Saya berharap buku profil alumni UP volume 1 yang diterbitkan oleh koperasi alumni UP ini bisa terus dilanjutkan mengingat jumlah alumni UP sudah mencapai 62 ribu dan setiap tahun bertambah. Diantara mereka banyak yang berhasil di masyarakat,” sambung Indra.

Sumber Berita

http://www.propertynbank.com/universitas-pancasila-peringkat-5-pts-terbaik-dki-jakarta/?fbclid=IwAR2WCRd0hOq2RKt4IHkbi0nDBxouj32xrU3wul6w8g-9Fr90PM3E9aaYthA

WartaPenaNews, Jakarta – Guru besar dari Beuth University of Applied Sciences Berlin, Jerman, Prof Dr-Ing Ralf Forster yang menjadi guru besar tamu di Universitas Pancasila, beberapa guru besar dari Universitas di Malaysia, serta beberapa pakar dari Indonesia.

Menurut Wahono, UP mencermati arah kebijakan Pemerintah dalam menghadapi revolusi indisutri 4.0 dengan berupaya menerpkannya sebagai bekal pendidikan bagi mahasiswa UP.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UP, Dr Ir Budhi M Suyitno menambahkan, Fakultas Teknik UP pada program D3 dan S1, telah menerapkan kurikulum dari perguruan tinggi di Jerman, untuk menyiapkan mahasiswanya agar lebih siap pakai dalam memasuki lapangan kerja.

Back to top