All for Joomla All for Webmasters

RADARDEPOK.COM – Kereta api adalah salah satu moda transportasi yang memiliki karakteristik dan keunggulan khusus, terutama dalam kemampuannya untuk mengangkut baik penumpang maupun barang secara massal, hemat energi, hemat dalam penggunaan ruang.

Selain itu kereta api mempunyai faktor keamanan dan keselamatan yang tinggi, tingkat pencemaran yang rendah, serta lebih efisien dibandingkan dengan moda transportasi jalan raya. Sejak tahun 2012, Pemerintah Indonesia mulai memprioritaskan pembangunan prasarana dan sarana perkeretaapian, baik untuk angkutan penumpang maupun angkutan barang.

Seperti diketahui pembangunan prasarana dan sarana transportasi perkotaan yang berbasis rel umumnya tidak menguntungkan, sehingga perlu dicari formulasi pembiayaan pembangunan dengan memperhatikan sumber-sumber pendapatan yang memungkinkan untuk mengurangi kerugian yang mungkin terjadi.

Berbagai pola skema pembiayaan yang mengurangi beban penggunaan APBN perlu dikaji lebih lanjut, salah satunya adalah Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk membantu mendorong pembangunan prasarana dan sarana transportasi perkotaan berbasis rel

Menjawab hal tersebut, Masyarakat Perkeretaapian Indonesia (MASKA) berkerja sama dengan Universitas Pancasila menyelenggarakan Lokakarya tentang Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha dalam Pembangunan Transportasi Perkotaan Berbasis Rel, Jumat (22/11).

Kegiatan ini turut serta juga dengan mengundang pihak-pihak yang terlibat dalam dunia perkeretaapian seperti Kementerian Perhubungan – Direktorat Lalu Lintas Kereta Api, Kementerian Bappenas – Direktorat KPSRB (Kerjasama Pemerintah Swasta dan Rancang Bangun), BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jabodebek), PT. PII (Penjaminan Infrastruktur Indonesia), Perwakilan Pemerintah Daerah, PT. INKA, PT. LEN, PT. Adhi Karya, dan MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia).

Rangkaian acara ini kemudian merupakan bagian dari Launching Program Studi S1-Teknik Perkeretaapian yang dilaksanakan Universitas Pancasila. Dimana kedepannya, Fakultas Teknik Universitas Pancasila akan mempunyai Program Studi baru yang nantinya akan menjawab tantangan perkembangan transportasi modern perkotaan berbasis rel dengan menyinergikan akademisi dan praktisi di bidang prekeretaapian.

Dekan Fakultas Teknik UP (FTUP) Dr Ir Budhi M Suyitno menyampaikan, pihaknya sudah menyiapkan kerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Masyarakat Perkeretaapian Indonesia (Maska), PT Inka, PT Adi Karya dan lainnya, dalam menjalankan prodi ini.

Dosen dan staf pengajarnya berasal dari UP sendiri atau dari luar, seperti dari Maska dan industri.

“Kami ingin meningkatkan sumber daya manusia yang mumpuni di bidang tersebut,” kata mantan Menteri Perhubungan era pemerintahan Abdurahman Wahid.

Untuk itu, sambung Budhi, bagi masyarakat yang ingin menimba ilmu perkeretaapian, bisa ke kampus yang terletak di Jalan Raya Lenteng Agung Jakarta Selatan tersebut. Untuk diketahui, saat ini Prodi Teknik Perkeretapian baru memiliki program D3 saja di bawah Kemenhub.

Sementara Rektor UP Prof Wahono Sumaryono menegaskan, para pengajar Prodi Teknik Perkeretaapian sudah siap. Sarana dan prasarana juga sudah memadai.

“Kami perlu membuka prodi-prodi baru sesuai dengan permintaan tuntutan zaman,” ucap Wahono Sumaryono. (*)

Editor : Pebri Mulya http://radardepok.com/2019/11/universitas-pancasila-menjawab-tantangan-zaman-siapkan-sdm-berkualitas-buka-prodi-teknik-perkeretaapian/

Galery Foto :

Back to top